Showing posts with label Tes Potensi Akademik. Show all posts
Showing posts with label Tes Potensi Akademik. Show all posts

| 1 comments ]

Tes Potensi Akademik dianggap sebagai tes yang sulit bagi sebagian besar orang. Namun sesungguhnya, ada beberapa tips dan trik yang dapat membantu anda dalam menghadapi TPA ini. Antara lain adalah :

Satu bulan sebelumnya berlatihlah soal-soal TPA sebanyak mungkin. Dan patuhilah batasan waktu dalam mengerjakan TPA yang ada. Ini penting untuk membiasakan diri anda bekerja cepat menyelesaikan soal-soal tersebut. Jika anda tidak mematuhi batasan waktu tersebut, anda akan terbiasa mengerjakannya dengan santai dan dalam waktu yang lama. Jika ini terjadi, maka ketika anda mengerjakan soal TPA yang sebenarnya, maka anda akan mengalami kesulitan pengaturan waktu. Latihan soal-soal TPA sebanyak-banyaknya akan membuat anda akrab dengan berbagai jenis dan model soal. Analisa anda dalam mengerjakan soal-soal tersebut juga akan meningkat seiring dengan banyaknya latihan yang anda kerjakan.

Dalam tes TPA, tes angka yang diberikan umumnya adalah angka-angka yang bisa dikerjakan tanpa harus menggunakan rumus-rumus matematika tertentu yang rumit. Oleh sebab itu, tak perlu anda menghafal berbagai macam rumus-rumus matematika yang rumit untuk menghadapi tes TPA, karena hal itu justeru akan membebani anda saja. Yang diperlukan adalah logika berpikir terstruktur. Dengan banyak latihan soal, logika berpikir anda akan terbantu untuk semakin terstruktur sehingga memudahkan anda mengerjakan soal-soal serupa dengan cepat dan benar.

Saat anda mengerjakan soal-soal TPA, kondisikan diri anda dalam keadaan konsentrasi penuh. Tapi rileks. Tidak tegang. Tidak panik. Tegang hanya akan membuat energi otak anda cepat terkuras. Panik membuat anda mengerjakan soal secara ceroboh dan terburu-buru. Sehingga mudah terkecoh oleh jawaban yang sekilas benar.



Jangan memperturutkan rasa penasaran anda terhadap satu soal tertentu. Ini sangat berbahaya. Rasa penasaran terhadap satu soal tertentu (biasanya terjadi pada soal-soal numerik atau angka) membuat waktu anda terkuras untuk mengerjakan soal tersebut. Belum lagi energi anda juga turut berkurang secara signifikan. Ditambah lagi emosi juga akan naik, bila ternyata kemudian anda gagal menemukan jawabannya. Ingatlah bahwa setiap butir soal TPA memiliki bobot nilai yang sama. Sehingga jangan membuang-buang waktu untuk sekedar memperturutkan rasa penasaran anda tersebut.



By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Tes Potensi Akademik sebenarnya bukanlah jenis tes yang termasuk sulit walaupun dianggap sebagai tes yang sulit bagi sebagian besar orang. Namun sesungguhnya, ada beberapa tips dan trik yang dapat membantu anda dalam menghadapi TPA ini. Antara lain adalah :


  1. Berlatihlah soal-soal Tes Potensi Akademik sebanyak mungkin. Dan patuhilah batasan waktu dalam mengerjakan TPA yang ada. Ini penting untuk membiasakan diri anda bekerja cepat menyelesaikan soal-soal tersebut. Jika anda tidak mematuhi batasan waktu tersebut, anda akan terbiasa mengerjakannya dengan santai dan dalam waktu yang lama. Jika ini terjadi, maka ketika anda mengerjakan soal TPA yang sebenarnya, maka anda akan mengalami kesulitan pengaturan waktu. Latihan soal-soal TPA sebanyak-banyaknya akan membuat anda akrab dengan berbagai jenis dan model soal. Analisa anda dalam mengerjakan soal-soal tersebut juga akan meningkat seiring dengan banyaknya latihan yang anda kerjakan.

  2. Dalam tes TPA, tes angka yang diberikan umumnya adalah angka-angka yang bisa dikerjakan tanpa harus menggunakan rumus-rumus matematika tertentu yang rumit. Oleh sebab itu, tak perlu anda menghafal berbagai macam rumus-rumus matematika yang rumit untuk menghadapi tes TPA, karena hal itu justeru akan membebani anda saja. Yang diperlukan adalah logika berpikir terstruktur. Dengan banyak latihan soal, logika berpikir anda akan terbantu untuk semakin terstruktur sehingga memudahkan anda mengerjakan soal-soal serupa dengan cepat dan benar.

  3. Saat anda mengerjakan soal-soal TPA, kondisikan diri anda dalam keadaan konsentrasi penuh. Tapi rileks. Tidak tegang. Tidak panik. Tegang hanya akan membuat energi otak anda cepat terkuras. Panik membuat anda mengerjakan soal secara ceroboh dan terburu-buru. Sehingga mudah terkecoh oleh jawaban yang sekilas benar.

  4. Usahakan tidak memperturutkan rasa penasaran anda terhadap satu soal tertentu. Ini sangat berbahaya. Rasa penasaran terhadap satu soal tertentu (biasanya terjadi pada soal-soal numerik atau angka) membuat waktu anda terkuras untuk mengerjakan soal tersebut. Belum lagi energi anda juga turut berkurang secara signifikan. Ditambah lagi emosi juga akan naik, bila ternyata kemudian anda gagal menemukan jawabannya. Ingatlah bahwa setiap butir soal TPA memiliki bobot nilai yang sama. Sehingga jangan membuang-buang waktu untuk sekedar memperturutkan rasa penasaran anda tersebut.




Sering-seringlah membaca koran, terutama di bagian kolom-kolom editorial untuk menambah wawasan Anda dalam sub tes berjenis TMM (Tes Memahami Makalah).



By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Tes Potensi Akademik disingkat TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik ini juga identik dengan tes GRE (Graduate Record Examination) yang sudah menjadi standar internasional.

Saat ini, TPA telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN. Bahkan kenaikan jabatan setingkat manajer di berbagai perusahaan juga mempersyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S2 dan S3. Bahkan di Ghuangzhou tenaga pengajar yang terdiri atas para dosen yang profesional itu direkrut melalui seleksi dan uji kompetensi yang ketat (tes potensi akademik, tes keterampilan berbahasa, dan uji coba mengajar dalam rentang waktu yang telah ditetapkan). Di Indonesia tampaknya sistem rekrutmen pegawai (guru dan dosen) yang cenderung lebih mementingkan pemahaman konseptual dan berbentuk tes kognitif saja.
Read More...

| 0 comments ]

Pada pelaksanaan Ujian Snmptn tahun 2009 banyak peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya bingung dengan soal-soal Tes Potensi Akademik. Sebagian besar belum memiliki gambaran tentang hal tersebut.

Paket TPA terdiri atas 55 naskah soal. Paket soal itu mirip dengan psikotes yang lazim dipakai untuk seleksi pegawai atau calon mahasiswa di perguruan tinggi tertentu. Kesulitan juga dialami oleh para peserta tunanetra. Mereka terutama kesulitan membedakan soal terkait bentuk-bentuk geometri.

Tes potensi akademik (TPA) yang diperkenalkan di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2009 menuntut kemampuan alamiah peserta.

TPA bisa dilatih, tetapi sulit dihafalkan. Tes ini sangat baik untuk mengukur kemampuan akademik calon mahasiswa.

TPA ini mengukur kemampuan berkomunikasi dan bernalar calon mahasiswa. TPA tidak bisa diajarkan bimbingan belajar.

Adanya TPA adalah salah satu kemajuan di dalam pelaksanaan ujian SNMPTN 2009, selain adanya mekanisme pembobotan nilai yang berbeda.

Pembobotan nilai menuntut kemampuan holistik peserta SNMPTN. Panitia meyakini, model ujian yang baru ini mampu menghasilkan calon mahasiswa berkualitas.

Model baru ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang mengikutsertakan Tes Potensi Akademik (TPA) menuntut lulusan SMA sederajat mempersiapkan diri lebih komprehensif. Siswa merasa, persiapan untuk tes itu mayoritas tetap diperoleh dari bimbingan belajar (bimbel), bukan sekolah.

Berkaitan dengan ujian Snmptn 2012 Kepala Badan Standardisasi Nasional Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Teuku Ramli Zakaria membeberkan alasan mengapa nilai ujian nasional jenjang SMA dimasukkan menjadi salah satu nilai penentu untuk masuk ke perguruan tinggi negeri.

Menurutnya, langkah itu diambil dengan tiga alasan dasar, yaitu praktis, ekonomis, dan untuk menghilangkan penyimpangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Ia mengatakan, seleksi masuk PTN akan menjadi lebih praktis dengan menggunakan nilai ujian nasional (UN) sebagai salah satu penentunya. Nantinya, kata dia, dalam seleksi nasional masuk PTN (SNMPTN) hanya akan dilakukan tes potensi akademik (TPA) dan tidak akan ada lagi tes mata pelajaran.


By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Para Peserta Snmptn 2012 dimana pun Anda berada, diakui atau tidak bahwa mata ujian TPA (Tes Potensi Akademik) merupakan mata ujian yang sangat penting untuk kesuksesan Snmptn 2012 Anda. Oleh karena itu bagi Anda yang merasa peserta Snmptn 2012 jalur ujian tertulis wajib mengenal dan memahami TPA Snmptn ini. Betapa tidak bobot penilaian TPA Snmptn itu mencapai 30%! Di situs ini Anda akan di latih secara profesional dan gratis!

Dalam pengembangan!


Tes potensi akademik (TPA) pertama kali diujikan di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2009. TPA Snmptn menuntut kemampuan alamiah peserta. TPA bisa dilatih, tetapi sulit dihafalkan. Tes ini sangat baik untuk mengukur kemampuan akademik calon mahasiswa. TPA juga ternyata dapat mengukur kemampuan berkomunikasi dan bernalar calon mahasiswa. Tetapi menurut keterangan Panitia Snmptn TPA tidak bisa diajarkan bimbingan belajar. Jika ingin mengajarkan, sama saja harus mendidik seumur hidup,
Read More...

| 1 comments ]

Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.

Tes Potensi Akademik Aritmatika

Tes aritmatika (tes hitungan) ini sebenarnya adalah tes yang sederhana. Peserta diminta untuk menghitung operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian dari sejumlah angka. Meskipun terlihat sederhana, namun operasi hitungan pada tes TPA ini umumnya menggunakan angka-angka yang panjang dan ‘alot’ untuk dihitung sehingga memakan banyak waktu jika dikerjakan secara standar. Padahal seperti yang anda ketahui bahwa batas waktu dalam tes TPA sangat cepat. Untuk itu, diperlukan tips dalam mempercepat dan mempermudah pengerjaan soal jenis ini.

Contoh Soal

1. (3/4) A = 7 + (3/2) A. Berapakah nilai A ?

  1. -12/7

  2. 21/4

  3. -21/4

  4. 28/3

  5. -28/3


2. 32/9 : 0,75 =

  1. 6/16

  2. 3

  3. 3,5

  4. 16/6

  5. 16/5


3. 0,875 : 5/2 =

  1. 0,35

  2. 0,55

  3. 0,53

  4. 0,25

  5. 2,65


4. 3/8 dari 40% adalah ?

  1. 0,15

  2. 0,11

  3. 16%

  4. 15,5%

  5. 0,13




Tes Potensi Akademik Seri Angka

Untuk mengerjakan tes numerik seri angka ini, peserta harus mampu menganalisa deret urutan paling logis dan konsisten dari angka-angka yang diberikan. Dalam soal ini, terkadang seolah ada dua jawaban yang memungkinkan. Namun demikian, sesungguhnya hanya ada satu pilihan jawaban yang benar.

Contoh Soal

1. Seri angka: 18 16 0 19 17 0 selanjutnya

  1. 20 18

  2. 22 20

  3. 18 20

  4. 21 18

  5. 23 19


2. Seri angka: 80 60 41 24 10 selanjutnya…

  1. 8

  2. 6

  3. 4

  4. 2

  5. 0




Tes Potensi Akademik Numerik Seri Huruf

Tes seri huruf ini pada prinsipnya adalah sama dengan tes seri angka. Peserta diminta untuk mencari deret urutan huruf selanjutnya dari deretan huruf yang ada. Untuk mendapatkan jawaban, seorang peserta haruslah teliti dan banyak berlatih untuk mempertajam daya analisa dan ketelitiannya.

Contoh Soal

1.Seri huruf: D F I M selanjutnya…

  1. R

  2. Q

  3. P

  4. S

  5. O


2.Suatu seri huruf : X S O L selanjutnya…

  1. K

  2. I

  3. J

  4. H

  5. G


 

Tes Potensi Akademik Logika Angka

Dalam tes logika angka ini, seorang peserta tes TPA harus mampu melakukan penalaran logis terhadap satu atau serangkaian persamaan angka-angka yang ada. Karena soal ini pada prinsipnya menuntut anda untuk mentransformasikan penalaran logis kedalam angka.

Contoh Soal

1. Nilai m = 4 dan n = 4/3 m. Maka yang benar adalah…

  1. m = 4/3 n

  2. m > n

  3. m = n-3

  4. m= 3/4 n

  5. m-n = 0


2. Jika m = p2 + 2. Dan n = 4+ p2. Maka pernyataan yang benar adalah…

  1. n = 2 m

  2. n < m

  3. m – 2 = n – 4

  4. p = m + n

  5. m + n =p2 + 6



Tes Potensi Akademik Angka Dalam Cerita

Untuk dapat mengerjakan soal-soal tes angka dalam cerita dengan baik, anda harus membiasakan diri mengerjakan soal-soal jenis ini sebanyak mungkin. Karena jika anda sudah akrab dengan soal ini, maka anda akan mudah melakukan formulasi perhitungan angka-angka yang terdapat dalam cerita.



Contoh Soal

1. Untuk membaca 4 halaman situs BanyakBeasiswa.com Dini butuh waktu x menit. Maka dalam 9 menit dini mampu membaca berapa halaman ?

  1. 9/4x

  2. 4x/9

  3. 9x/4

  4. 9/4

  5. 36/x


2. Natsir mendapat nilai 81 untuk IPA . Nilai 89 untuk IPS. Nilai 78 untuk Bhs Indonesia. Dan nilai 86 untuk Matematika. Bila natsir ingin mendapatkan rata-rata nilainya sebesar 84. Maka berapakah nilai yang harus diperoleh untuk pelajaran Bahasa Inggris ?

  1. 88

  2. 85

  3. 86

  4. 84

  5. 90


3. Bela membeli baju dengan harga terdiskon 15% dari Rp.80.000,-. Setelah itu karena bela sedang berulang tahun, dia mendapat diskon tambahan sebesar 25% dari harga awal setelah dikurangi diskon 15% diatas. Berapakah harga yang harus dibayarkan oleh Bela ke kasir ?

  1. Rp. 48.000,-

  2. Rp. 51.000,-

  3. Rp. 50.000,-

  4. Rp. 55.000,-

  5. Rp. 41.000,-






By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Tes logika dalam jenis Tes Potensi Akademik berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Tes Potensi Akademik Logika Umum

Dalam soal jenis ini, anda diminta untuk melakukan penalaran yang masuk akal (logis) dari pernyatan singkat yang diberikan dalam soal.

Contoh Soal :

1. Sebagian pemain sepak bola mengeluhkan masa depannya setelah pensiun dari bermain bola.

  1. Bambang adalah pemain sepak bola. Dia pasti mengeluh soal masa depannya

  2. Ranti bukanlah pemain sepakbola, jadi dia tak pernah mengeluhkan masa depannya

  3. Kalau ada yang mengeluh soal masa depan, pastilah dia itu pemain sepak bola

  4. Meskipun Budi adalah seorang pemain sepak bola, belum tentu dia mengeluh soal masa depannya.

  5. Masa depan seorang pemain sepakbola memang tak pernah bagus



Tes Potensi Akademik Analisa Pernyataan dan Kesimpulan (Silogisme)

Dalam soal jenis ini, kita diminta untuk menganalisa apakah suatu pernyataan dan kesimpulan yang diambil dalam sebuah soal itu salah ataukah sudah benar. Contoh dari tes analisa silogisme adalah seperti berikut :

Untuk tes logika silogisme ini, jawablah :
A. Bila benar
B. Bila salah pada pernyataan pertama
C. Bila salah pada pernyataan kedua
D. Bila pernyataan pertama dan kedua salah
E. Bila salah pada kesimpulan

1. Perusahaan mebel X tidak pernah memberi pesangon besar kepada karyawannya yang dipecat
Pak Adi adalah karyawan yang selalu berprestasi diatas rata-rata karyawan lainnya.
Jadi, andaikan pak Adi dipecat tahun depan, pastilah pesangon pak Adi besar.

2. Setiap hari Jum’at seluruh Pabrik tahu di Ambarawa libur dan tidak beraktifitas
Hari ini Pabrik tahu di Ambarawa libur
Jadi, hari ini pasti hari Jum’at

3. Kebodohan dekat dengan kemiskinan
Kemiskinan dekat Kesengsaraan
Jadi, kebodohan dekat dengan kesengsaraan

Tes Potensi Akademik Logika Dalam Cerita

Dalam soal jenis ini, anda diminta untuk mempelajari suatu cerita singkat dan kemudian melakukan penalaran terhadap setiap pertanyaan yang diberikan berdasarkan informasi dari cerita. Umumnya jawaban dari soal jenis ini tidaklah eksplisit (terlihat langsung dalam cerita). Namun anda harus melakukan penalaran terlebih dulu, untuk kemudian bisa menemukan jawaban yang benar.

Contoh Soal

Ada 7 kotak peti, masing-masing diberi nomor 1 sampai 7. Buah jambu, melon, semangka, jeruk, mangga dan durian akan dimasukkan kedalam peti-peti tersebut dengan aturan sebagai berikut :

  • Durian harus dimasukkan ke peti nomor 4

  • Semangka tidak boleh diletakkan tepat disamping melon

  • Jeruk harus diletakkan disamping mangga


1. Jika melon diletakkan di peti nomor 2, maka manakah yang tidak boleh dilakukan ?

  1. Semangka diletakkan di nomor 3

  2. Jeruk diletakkan di peti nomor 5

  3. Mangga diletakkan di peti nomor 7

  4. Semangka diletakkan di peti nomor 5

  5. Jambu diletakkan di peti nomor 1


2. Jika semangka diletakkan di peti nomor 6, dan buah jambu diletakkan di peti nomor 7, maka peti mana yang kosong ?

  1. Peti nomor 5

  2. Peti nomor 1

  3. Peti nomor 2

  4. Peti nomor 3

  5. Peti nomor 4




Dalam soal tes logika diagram ini, anda diminta untuk melakukan penalaran logis berdasarkan diagram yang telah disediakan dalam soal. Soal jenis ini terkadang terlihat mudah, namun bila tidak berhati-hati seorang peserta Tes Potensi Akademik sering terjebak memilih jawaban yang keliru.



1. Manakah pernyataan yang benar ?
a. Semua A juga C
b. A yang juga B adalah C
c. Sebagian D juga B
d. Semua B juga D
e. Sebagian E juga A

2. Manakah yang pernyataan yang benar ?
a. C adalah B yang bukan A
b. E adalah sebagian dari A yang bukan C
c. E adalah A yang bukan C
d. Sebagian D adalah B
e. Sebagian E adalah C



Tes Potensi Akademik Simbolisasi

Tes logika simbolisasi ini bertujuan mengukur kejelian anda dalam menganalisa sebuah pengkodean atau simbolisasi satu hal dengan hal lainnya. Dalam tes TPA simbolisasi yang disajikan umumnya adalah dengan menggunakan angka dan gambar.

Contoh Soal

MANJA = OCPLC
RINDU = TKPFW
BILA = ……..

  1. DKMC

  2. CJMB

  3. KLUT

  4. REKA

  5. DKNC






By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Tes spasial atau tes gambar dalam Tes Potensi Akademik berfungsi mengukur daya logika (imajinasi) ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini terdiri dari tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.

Tes Potensi Akademik Seri Gambar

Tes seri gambar ini mirip dengan seri angka maupun seri huruf. Anda diminta untuk menganalisa gambar apa yang akan menjadi gambar lanjutan dari sederet gambar yang ada

Contoh Soal



Tes Potensi Akademik Hubungan Gambar

Dalam tes jenis ini, anda harus mampu menganalisa hubungan pola (pattern) dari gambar-gambar yang diberikan. Hubungan tersebut dapat bersifat hubungan ukuran, hubungan sifat, hubungan arah, hubungan jumlah, hubungan model, maupun sifat hubungan lainnya.

Contoh soal



Tes Potensi Akademik Pengelompokan Gambar

Dalam soal tes pengelompokan gambar ini, anda sebagai peserta tes TBS diminta untuk menemukan satu gambar yang tidak masuk dalam kelompok gambar yang diberikan. Gambar yang tidak masuk kelompoknya tersebut bisa saja karena tidak serupa, tidak identik maupun tidak sepola dengan gambar lainnya. Untuk menjawab soal tes jenis ini anda harus cermat menangkap pola keseluruhan gambar kelompok.

Contoh Soal :

Manakah gambar berikut yang tidak masuk kelompoknya ?





Tes Potensi Akademik Bayangan Gambar

Soal Tes Potensi Akademik jenis bayangan gambar sesungguhnya tidak terlalu sulit. Namun, yang menjadi kendala adalah waktu pengerjaan setiap butir soal sangatlah terbatas. Dengan demikian, peserta tes harus mampu menemukan jawaban yang benar dalam waktu sesingkat mungkin. Tes bayangan gambar ini merupakan salah satu jenis tes yang menguji kejelian spasial (daya logika ruang) seorang peserta.

Contoh soal bayangan gambar dengan cermin vertikal



Contoh soal bayangan gambar dengan cermin horizontal



Tes Potensi Akademik Identifikasi Gambar

Logika spasial (logika ruang) anda akan diuji benar dalam tes jenis ini. Untuk mampu mengerjakan soal tes bakat skolastik identifikasi gambar anda haruslah mampu melakukan imajinasi ruang terhadap struktur pembentuk dari gambar-gambar yang diberikan dalam soal.

Contoh soal: Gambar berikut terdiri dari bagian apa saja ? Cermati gambarnya, lalu pilih jawaban paling tepat












By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Tes verbal sebagai bagian dari Tes Potensi Akademik Snmptn berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa (Verbal reasoning ability psychological tests come in all shapes and sizes. The right verbal reasoning test for the need is likely to be based on the level of verbal reasoning required). Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata yang meminta anda untuk menganalisa satu kata yang tidak identik atau tidak serupa atau tidak masuk dalam kelompok kata yang lainnya.

Tes Potensi Akademik Persamaan Kata (Sinonim)

Soal dari tes persamaan kata ini meminta anda untuk mencari satu kata yang setara atau serupa atau yang paling mendekati maknanya dengan makna kata tertentu yang diminta.

Contoh Soal

1. Dikooptasi

  1. Didekati

  2. Dirumuskan

  3. Dikendalikan

  4. Ditengarai

  5. Diputuskan


2. Harmoni

  1. Nada

  2. Tangga nada

  3. Selaras

  4. Sama

  5. Seimbang


3. Artifisial

  1. Alami

  2. Campuran

  3. Murni

  4. Buatan

  5. Pabrikan


Tes Potensi Akademik Lawan Kata (Antonim)

Tes Bahasa antonim ini menguji anda untuk menganalisa makna berlawanan dari sebuah kata ilmiah tertentu. Peserta tes bakat skolastik yang kurang jeli terkadang akan terjebak untuk memilih jawaban yang keliru dalam soal jenis ini.

Contoh Soal

1. Keseragaman

  1. Monopoli

  2. Berdua

  3. Tinggi rendah

  4. Disparitas

  5. Uni


2. Harga barang naik

  1. Deflasi

  2. Defaluasi

  3. Infaluasi

  4. Refaluasi

  5. Defisiensi


3. Nomaden

  1. Dinamis

  2. Berpindah

  3. Berpendar

  4. Stagnan

  5. Madani



Tes Potensi Akademik Padanan Hubungan Kata

Jenis soal dalam tes ini meminta anda untuk mengidentifikasi atau mencari kesetaraan atau padanan hubungan antar kata yang diberikan. Kesetaraan hubungan ini harus anda analisa secara cermat untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

Padanan Hubungan 1

1. Agama : Atheis

  1. Sandal : Sakit kaki

  2. Tali : Jatuh

  3. Menikah : Bujang

  4. Antena : Sinyal

  5. Buku : Bodoh


2. Sepeda motor : Bensin

  1. Kuda : Kaki kuda

  2. Pesawat terbang : Avtur

  3. Pedati : Kuda

  4. Hand phone : Listrik


Padanan Hubungan 2

1. Manusia : Tangan Tangan :

  1. Pembuluh darah

  2. Jari

  3. Darah

  4. Kaki

  5. Pundak


2. Elang : Kelinci Ular :

  1. Ikan

  2. Singa

  3. Ulat

  4. Tikus

  5. Gagak




Tes Potensi Akademik Pengelompokan Kata

Tes Pengelompokan kata ini menguji kemampuan peserta dalam memahami makna suatu kata dan menggolongkannya apakah berada dalam satu kelompok ataukah bukan. Untuk menjawab pertanyaan jenis ini diperlukan kemampuan bahasa dan wawasan umum yang mencukupi.

Contoh Soal

1. Mana yang tidak masuk dalam kelompoknya ?

  1. Tidak dinamis

  2. Fluktuatif

  3. Statis

  4. Diam

  5. Status Quo


2. Mana yang tidak masuk dalam kelompoknya ?

  1. Jumawa

  2. Angkuh

  3. Congkak

  4. Egaliter

  5. Tinggi hati


3. Mana yang tidak masuk dalam kelompoknya ? (tak diperlukan pengetahuan bahasa asing)

  1. RENAISSANTRE

  2. ROCKAROCK

  3. READOM

  4. REALIZATOR

  5. RUINZ







By : Team snmptn.or.id
Read More...

| 0 comments ]

Tes Potensi Akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik ini juga identik dengan tes GRE (Graduate Record Examination) yang sudah menjadi standar internasional.

Saat ini, TPA telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN. Bahkan kenaikan jabatan setingkat manajer di berbagai perusahaan juga mempersyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S2 dan S3.



Adapun, Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki empat jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, tes logika, dan tes spasial atau gambar.



Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.



Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.



Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.



Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.





Bank Soal Snmptn Gratis
Download Soal Snmptn dan Pembahasannya
soal-snmptn.blogspot.com



Info Passing Grade Universitas
Informasi Passing Grade Snmptn 2011
passinggrades.blogspot.com



Koleksi Latihan Soal Seleksi PTN Lengkap
Download Latihan Soal Snmptn, UMB PTN, Simak UI, UM Undip, UM Upi, USM STAN, SPMB Unsoed
Blog PMDK



Soal-soal Simak UI
Informasi dan Soal-soal Simak UI
Simak UI



Belajar Matematika
Koleksi Latihan Matematika Seleksi PTN
Kursus Matematika



Materi UN SMA Sesuai Kisi-kisi
Penjelasan Materi UN 2011 sesuai kisi-kisi dilengkapi latihan Soal dan Pembahasannya
ujian-nasional.com





    Ads by Asvc Company



Tes potensi akademik (TPA) pertama kali diujikan di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2009. TPA Snmptn menuntut kemampuan alamiah peserta. TPA bisa dilatih, tetapi sulit dihafalkan. Tes ini sangat baik untuk mengukur kemampuan akademik calon mahasiswa. TPA juga ternyata dapat mengukur kemampuan berkomunikasi dan bernalar calon mahasiswa. Tetapi menurut keterangan Panitia Snmptn TPA tidak bisa diajarkan bimbingan belajar. Jika ingin mengajarkan, sama saja harus mendidik seumur hidup,

Adanya TPA adalah salah satu kemajuan di dalam pelaksanaan ujian SNMPTN 2009, selain adanya mekanisme pembobotan nilai yang berbeda. Pembobotan nilai menuntut kemampuan holistik peserta SNMPTN. Panitia Snmptn meyakini, model ujian yang baru ini mampu menghasilkan calon mahasiswa berkualitas.

Ditetapkan oleh Panitia Snmptn 2010, sebagaimana juga Snmptn 2009 bahwa hasil tes SNMPTN tahun ini diberi bobot yang berbeda. Untuk tes potensi akademik bobotnya 30 persen dan bidang studi 70 persen. Pembobotan itu dibedakan dengan program studi yang ada ujian praktiknya, seperti program studi olah raga dan seni.

Sementara itu, bobot untuk tes potensi akademik dan bidang studi ditetapkan 60 persen, sedangkan untuk bobot tes praktik ditetapkan sebesar 40 persen.

Penulis : Team Snmptn.or.id

Read More...