| 0 comments ]

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso mengungkapkan, setiap tahun, kuota jalur undangan yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dengan kemampuan ekonomi terbatas memang meningkat.

"Pada 2010 kami sediakan 10 ribu kursi, tahun lalu 20 ribu kursi, dan tahun ini kuota jalur undangan 30 ribu kursi," ujar Djoko di Gedung Dikti Kemendikbud, Jakarta, Kamis (19/1/2012).

Dukungan terhadap para pelajar dengan kemampuan akademis baik namun tidak mampu dalam kondisi keuangan ini turut disampaikan Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim.

"Tahun ini seluruh PTN telah mengikuti anjuran Kemendikbud untuk menambah jumlah kuota mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN, yakni minimal 60 persen. Komposisi kedua jalur ditetapkan oleh tiap PTN," ujar Musliar.

Dia menyebutkan, SNMPTN kali ini memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh masyarakat untuk menempuh pendidikan di PTN. SNMPTN, kata Musliar, memberikan akses kemudahan bagi masyarakat untuk masuk PTN karena tahun ini tidak ada lagi PTN yang menyelenggarakan ujian mandiri sebelum SNMPTN.

"Jika ada jalur lain, harus setelah pengumuman SNMPTN," mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) itu menjelaskan.

Nilai lain yang dapat dipetik pada pelaksanaan SNMPTN 2012, lanjutnya, adalah mempererat kebersamaan antaruniversitas.

"Adanya pergantian ketua panitia SNMPTN setiap dua tahun sekali, memberikan rasa kebersamaan antarrektor. Jadi tidak ada rasa superior di antara rektor," tutur Musliar.

Pendaftaran SNMPTN jalur undangan dibuka mulai 1 Februari mendatang. Informasi lengkap dapat disimak di laman resmi SNMPTN, www.snmptn.ac.id.

0 comments

Post a Comment